Wakil Rektor I sebut Kampus UB Bojonegoro masih dalam proses mendalam
Munculnya wacana pembukaan Kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang di Bojonegoro mendapat reaksi pihak Universitas Brawijaya.\r\n\r\n

Elshinta.com - Munculnya wacana pembukaan Kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang di Bojonegoro mendapat reaksi pihak Universitas Brawijaya.
“Belum ada pemikiran ke arah sana,” ungkap Wakil Rektor I Bidang Akademik UB, Prof.Dr. Imam Santoso pada media saat merespon kabar beredar terkait pembukaan kampus di Kota Ledre tersebut.
Yang pasti, lanjut Imam, perlu pemikiran secara mendalam untuk membuka cabang atau kampus di luar wilayah Malang.
“Semuanya butuh proses dan pertimbangan secara mendalam untuk menempatkan kampus di luar Malang, meski pengembangan kampus ke luar juga jadi pertimbangan termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Namun, semua itu masih belum bisa dipastikan karena masih proses dan butuh progres apalagi dengan status PTNBH,” Jelas mantan dekan Fakultas Teknologi Pertanian ini seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Senin (1/4).
Sebelumnya tersiar kabar adanya rencana pembukaan kampus UB di Bojonegoro Jawa Timur, dimana pemerintah daerah setempat telah mempersiapkan lahan yang diperlukan termasuk dana patungan untuk membuka kampus di Bojonegoro, meski UB Malang telah memiliki empat kampus selain UB di kota Malang masing-masing kampus 1 di Jl Veteran Kota Malang, Kampus 2 di kawasan Dieng Kabupaten Malang , PSDKU di Kediri dan Jakarta.